



Dirgahayu Kemerdekaan Indonesia yang ke-74, teman sebangsa dan senegaraku! Gimana, gimana? Apa kegiatan kalian pada tanggal 17 ini? Ini pertama kalinya aku ikut merayakan 17an di kantor lho—ehem, pegawai baru—yang diadakan kemarin. Ada banyak lomba yang unik-unik dan seseruan ala orang kantoran, kocak banget! Kebetulan aku dicatut jadi salah satu panitianya nih. Maklum, namanya juga kantor startup yang kadang orangnya masih minim. Alhasil, harus ada orang-orang yang memegang peran ganda deh. Ngerencanainnya stres, tapi pas hari H seru juga. Yah, jadi berasa cukup sepadan aja hasil kerja keras semingguan terakhir ini. Kayaknya udah lama banget ngga nulis pakai bahasa Indonesia di blog ini, tapi semoga lebih luwes keliatannya. Sekarang aku kerja sebagai copywriter di kantor, yang diharuskan menulis banyak artikel pakai bahasa ini. Jadi, sekarang udah ngga terlalu kagok lagi kalau disuruh nulis pakai bahasa Indonesia. Masih lumayan bingung sih, nge-balance antara penulisan yang baik dan benar dan keluwesan bahasa percakapan—minimal untuk keperluan blog ini. Gimana menurut kalian?




Batik Keris skirt (worn as dress) // hand-me-down knitted top + sandals // detachable peter pan collar
from A Robot Heart // photos by my sis
Secara ngga disengaja sama sekali, aku sekarang lagi baca buku Indonesia Etc. karya Elizabeth Pisani. Aku pinjem buku ini dari temenku sekitar bulan Mei dan baru sekarang sempet ngebacanya. Melalui buku ini, aku jadi belajar cukup banyak tentang Indonesia yang sama sekali ngga pernah aku ketahui sebelumnya. Salah satunya adalah tentang betapa terpecah belahnya kita sebenarnya. Aku bukan ngomongin soal isu agama atau budaya yang akhir-akhir ini makin marak dibahas di kancah politik. Tapi aku ngomongin soal gaya hidup suku yang beragam di Indonesia, yang kental banget sama adat masing-masing daerah, yang seringkali masih belum diakui atau diketahui bahkan oleh pemerintah pusat sendiri. Suku-suku ini jadi lumayan merasa terasingkan dari orang-orang di pulau lain, terutama Jawa, sehingga kurang merasa menjadi bagian dari satu kesatuan, yakni tanah air Indonesia. Sedih sih bacanya, tapi jadi bikin tergerak untuk mencari tahu tentang budaya-budaya di Indonesia yang ada ratusan jumlahnya. Kalau kalian, seberapa banyak yang kalian ketahui tentang suku-suku di Indonesia?

No comments:
Post a Comment
Thanks for your kind comment. Please do stop by again soon!